[2] Tuhan
memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua
telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan
hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah
memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya.
Itulah namanya Cinta.
[3]
Ada 2 tetes air mata mengalir di sebuah sungai. Satu tetes air mata itu
menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang
mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”.
Jawab tetes air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang
menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu
saja.”
[4] Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: "aku turut bahagia untukmu."
[5] Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
[6] Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
[6] Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
[7]
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari
telinga. Jadi jika kamu mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan
menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang
kamu cintai, cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus
tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
[8] Cinta
datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah
dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah
dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka
telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian
dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
[9] Jangan
simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal
dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu
pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan
dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
[10]
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang
salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti
bagaimana berterima kasih atas karunia itu.
[11] Cinta
bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan
mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta
bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka
[12]
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh
menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita
menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
[13] Sungguh
menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih
menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki
keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.
[14] Hal
yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang
sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya
menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.
[15]
Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan
hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu
bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat
kakinya kerana takut anaknya terpijak.
[16]
Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh
hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan
karena perginya tanpa berpatah lagi.
[17]
Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim
berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir
selamanya.
[18] Cinta
mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah
dasyatnya cinta !
[19]
Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi
dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu
inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang
kamu temukan di dalam dirinya.
[20]
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia,
ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma
tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang
tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu,
langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh
kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan,
setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~
Hamka
[21] Kata-kata
cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu
melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari
hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang
mendengarnya.
[22]
Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai
saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi
dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya
[23]
Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut
tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia
dapat menilai kesuciannya.
[24]
Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika
perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak
pernah merindu dan cemburu.
[25] Bercinta
memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai
oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
[26]
Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan
menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada
orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)
Cr;
Thanks to http://latahzan00.blogspot.com/2011/04/cinta-sejati-adalah-ketika-dia.html
Cr;
Thanks to http://latahzan00.blogspot.com/2011/04/cinta-sejati-adalah-ketika-dia.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar